Proses Seleksi PPDB 2018

Jalur KETM (Keluarga Ekonomi Tidak Mampu)

Untuk proses seleksi pada jalur KETM, tahapannya adalah sebagai berikut :

Siswa datang ke sekolah tujuan untuk menyerahkan berkas pendaftaran
Data calon peserta didik yang telah diverifikasi (di cek oleh bagian pendaftaran), di-input dan di-upload oleh operator satuan pendidikan atau cabang dinas pendidikan wilayah ke dalam sistem aplikasi PPDB
Data kepemilikan SKTM/ KIP/ KIS atau KKS diverifikasi
Jarak tempat domisili ke satuan pendidikan tujuan diukur oleh operator menggunakan sistem IT
Proses seleksi dilakukan melalui pemeringkatan oleh sistem IT berdasarkan jarak domisili
Hasil pemeringkatan data calon peserta didik hingga batas kuota (hasil seleksi) merupakan seluruh calon peserta didik yang diterima pada seleksi PPDB
Jika pada batas kuota terdapat beberapa calon peserta didik yang memiliki jarak yang sama, pemeringkatan selanjutnya dilakukan berdasarkan total nilai UN dan mata pelajaran calon peserta didik.
Jika hasil pemeringkatan berdasarkan total nilai UN dan mata pelajaran masih sama, selanjutnya diperingkat berdasarkan jumlah dokumen bukti ketidakmampuan yang dimiliki calon peserta didik.
Calon peserta didik yang tidak lolos, berada di posisi luar batas kuota pada hasil pemeringkatan, akan dilimpahkan ke satuan pendidikan swasta terdekat lain yang belum memenuhi kuota.
Calon peserta didik yang tidak lolos, dapat mendaftar kembali pada jalur NHUN.
Satuan Pendidikan dapat menambahkan proses seleksi melalui kunjungan atau visitasi lapangan ke tempat domisili calon Peserta Didik.

Jalur PMG (Penghargaan Maslahat bagi Guru) dan Jalur ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) / Disabilitas

Untuk proses seleksi pada jalur PMG, tahapannya adalah sebagai berikut :

Siswa datang ke sekolah tujuan untuk menyerahkan berkas pendaftaran
Data calon peserta didik yang telah diverifikasi (di cek oleh bagian pendaftaran), di-input dan di-upload oleh operator satuan pendidikan atau cabang dinas pendidikan wilayah ke dalam sistem aplikasi PPDB
Data kepemilikan dokumen Surat Keterangan dari Kepala satuan pendidikan orang tua calon peserta didik yang menyatakan bahwa orang tua calon peserta didik bertugas sebagai guru, sertifikat pendidik, surat tugas mengajar, dan Surat Keputusan Pengangkatan pertama, diverifikasi
Jarak tempat domisili calon peserta didik ke satuan pendidikan tujuan diukur oleh sistem IT
Proses seleksi dilakukan melalui pemeringkatan oleh sistem IT berdasarkan jarak domisili
Jika pada batas kuota terdapat beberapa calon peserta didik yang memiliki jarak yang sama, selanjutnya dilakukan pemeringkatan berdasarkan total nilai UN dan mata pelajaran calon peserta didik
Jika berdasarkan pemeringkatan total nilai UN dan mata pelajaran masih sama, pemeringkatan selanjutnya dilakukan berdasarkan masa kerja orang tua siswa sebagai guru
Hasil pemeringkatan data calon peserta didik hingga batas kuota (hasil seleksi) merupakan seluruh calon peserta didik yang diterima pada seleksi PPDB jalur penghargaan maslahat bagi guru.
Calon peserta didik yang tidak lolos, berada di posisi luar batas kuota pada hasil pemeringkatan dapat mendaftar kembali pada jalur NHUN.
Sedangkan untuk proses seleksi pada jalur ABK, tahapannya adalah sebagai berikut :

Siswa datang ke sekolah tujuan untuk menyerahkan berkas pendaftaran
Data calon peserta didik yang telah diverifikasi (di cek oleh bagian pendaftaran), di-input dan di-upload ke sistem aplikasi PPDB oleh operator satuan pendidikan atau cabang dinas pendidikan wilayah jika calon peserta didik berdomisili di luar kota atau kabupaten
Data kepemilikan dokumen data hasil diagnosa psikolog atau pakar dari perguruan tinggi layanan khusus atau Pusat Sumber (Research Center) atau kelompok kerja inklusif bagi peserta didik berkebutuhan khusus atau penyandang disabilitas, diverifikasi panitia
Jarak tempat domisili ke satuan pendidikan tujuan diukur oleh sistem IT
Proses seleksi dilakukan melalui hasil verifikasi dokumen data calon peserta didik hingga batas kuota
Hasil seleksi merupakan seluruh calon peserta didik yang memenuhi kriteria dan sesuai kuota.
Jika calon peserta didik melebihi kuota, dapat disalurkan ke satuan pendidikan lain terdekat yang kuotanya belum terisi.
Jalur WPS (Warga Penduduk Setempat)

Untuk proses seleksi pada jalur WPS, tahapannya adalah sebagai berikut :

Siswa datang ke sekolah tujuan untuk menyerahkan berkas pendaftaran
Data calon peserta didik yang telah diverifikasi (di cek oleh bagian pendaftaran), di-input dan di-upload ke dalam sistem aplikasi PPDB oleh operator satuan pendidikan atau cabang dinas pendidikan wilayah
Data kepemilikan dokumen Kartu Keluarga (KK) diverifikasi
Jarak tempat domisili calon peserta didik ke satuan pendidikan tujuan diukur oleh sistem IT
Proses seleksi dilakukan melalui pemeringkatan oleh sistem IT berdasarkan jarak terdekat
Hasil pemeringkatan data calon peserta didik hingga batas kuota (hasil seleksi) merupakan seluruh calon peserta didik yang diterima pada seleksi PPDB.
Jika pada batas kuota terdapat beberapa calon peserta didik yang memiliki jarak sama, selanjutnya dilakukan pemeringkatan berdasarkan total nilai UN dan mata pelajaran calon peserta didik.
Jika pemeringkatan berdasarkan total nilai UN dan mata pelajaran masih sama, pemeringkaytan selanjutnya berdasarkan lama menetap pada KK.
Calon peserta didik yang tidak lolos, dapat mendaftar kembali pada jalur NHUN.

Jalur Prestasi (Prestasi / Bakat Istimewa pada bidang Akademik maupun Non Akademik)

Untuk proses seleksi pada jalur Prestasi, tahapannya adalah sebagai berikut :

Siswa datang ke sekolah tujuan untuk menyerahkan berkas pendaftaran
Data calon peserta didik yang telah diverifikasi (di cek oleh bagian pendaftaran), di-input dan di-upload ke dalam sistem aplikasi PPDB oleh operator satuan pendidikan atau cabang dinas pendidikan wilayah
Data kepemilikan bukti prestasi berupa piagam atau sertifikat atau medali atau piala dari kejuaraan di-skor (dilakukan penilaian secara sistem) berdasarkan tingkat kejuaraan dan tingkat wilayah penyelenggaraan kejuaraan
Dilakukan uji kompetensi oleh satuan pendidikan yang dituju
Satuan pendidikan menjumlahkan skor dokumen/bukti pendukung prestasi dengan skor hasil uji kompetensi
Proses seleksi dilakukan melalui pemeringkatan oleh sistem IT berdasarkan tahapan :
menghitung skor prestasi = (skor tingkat kejuaraan + tingkat wilayah penyelenggara + skor uji kompetensi)
menghitung skor total = (skor jarak x bobot) + (skor prestasi x bobot), bobot untuk skor jarak adalah 30%, bobot untuk prestasi adalah 70%
Hasil pemeringkatan data calon peserta didik hingga batas kuota (hasil seleksi) merupakan seluruh calon peserta didik yang diterima.
Jika calon peserta didik memiliki beberapa prestasi, perhitungan skor hanya diberlakukan pada satu jenis atau satu bidang prestasi yang dianggap tertinggi oleh calon peserta didik.
Ketentuan pen-skoran prestasi dari penghargaan atau sertifikat berdasarkan tingkat kejuaraan dan tingkat wilayah penyelenggaraan kejuaraan
Calon peserta didik yang tidak lolos, dapat mendaftar kembali pada jalur NHUN.
Jika hasil pemeringkatan pada batas kuota terdapat beberapa calon peserta didik yang memiliki total nilai sama, selanjutnya dilakukan pemeringkatan kedua berdasarkan jarak terdekat calon peserta didik ke satuan pendidikan yang dituju.
Jika setelah pemeringkatan berdasarkan jarak masih sama, pemeringkatan selanjutnya berdasarkan total nilai UN dan mata pelajaran calon peserta didik.
Jalur NHUN (Nilai Hasil Ujian Nasional)

Untuk proses seleksi pada jalur NHUN, tahapannya adalah sebagai berikut :

Siswa datang ke sekolah tujuan untuk menyerahkan berkas pendaftaran
Dokumen calon peserta didik yang telah diverifikasi (di cek oleh bagian pendaftaran), di-input dan di-upload oleh operator satuan pendidikan ke dalam sistem aplikasi PPDB
Data jumlah Nilai Hasil Ujian Nasional di-input
Jarak domisili diukur oleh sistem IT
Proses seleksi dilakukan melalui pemeringkatan oleh sistem IT berdasarkan perhitungan :
Skor total = (skor jarak domisili x bobot) + (jumlah NHUN x bobot), dengan perbandingan bobot untuk jarak 30%, bobot untuk NHUN 70%
Hasil pemeringkatan skor total Calon peserta didik hingga batas kuota (Hasil seleksi) merupakan seluruh calon peserta didik yang diterima.
Jika pada hasil pemeringkatan terdapat beberapa calon peserta didik dengan nilai akhir yang sama, selanjutnya dilakukan pemeringkatan berdasarkan nilai masing-masing mata pelajaran yang diujinasionalkan berturut–turut antara lain :
Bahasa Indonesia (1)
Bahasa Inggris (2)
Matematika (3)
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) (4)
Calon peserta didik jalur NHUN yang tidak lolos seleksi di satuan pendidikan pilihan kesatu, secara otomatis diseleksi pada tahap selanjutnya oleh sistem aplikasi IT di satuan pendidikan pilihan dua untuk diseleksi berdasarkan tahapan sebagaimana dijelaskan pada proses seleksi jalur NHUN di atas.

Sumner. ppdb.jabarprov.go.id

Be the first to comment

Leave a Reply